Tapin – Balai Besar Labkesmas Banjarbaru sebagai Labkesmas Tier 4 pengampu Regional 7 melaksanakan Pendampingan Teknis untuk Implementasi Labkesmas dan Penguatan Jejaring Labkesmas Tingkat 2–3 di Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, pada 3–4 September 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Labkesmas Tier 2 Kabupaten Tapin dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapin ini merupakan bagian dari pembinaan berjenjang untuk memastikan penyelenggaraan Labkesmas berjalan terpadu, bermutu, dan berkesinambungan.
Pendampingan dilaksanakan oleh tim BBLabkesmas Banjarbaru, Risdiana Sandi dan Istuning Puji Rahayu, bersama Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan dan Labkesmas Tier 3 Provinsi Kalimantan Selatan. Tim disambut dengan baik dan penuh komitmen oleh jajaran Dinas Kesehatan dan pengelola Labkesmas Kabupaten Tapin. Melalui metode observasi, diskusi, dan telaah bersama menggunakan instrumen nasional, kegiatan berlangsung interaktif dan produktif dalam memotret kemajuan serta kesiapan Labkesmas daerah.
Kegiatan ini juga difokuskan pada penguatan sistem rujukan laboratorium, penjaminan mutu, pencatatan dan pelaporan, serta kesiapan daerah dalam mendukung proyek InPULS (Indonesia’s Public Health Laboratory System Strengthening) untuk pemenuhan peralatan Biosafety Cabinet, Laminar Air Flow, dan Refrigerator. Koordinasi perencanaan yang telah terbangun dengan baik antara Labkesmas, Dinas Kesehatan, Inspektorat Daerah, dan Bappeda menjadi modal positif untuk memastikan bantuan peralatan nantinya tepat sasaran dan termanfaatkan optimal.
Melalui pendampingan ini, tersusun rencana tindak lanjut bersama sebagai wujud sinergi antara BBLabkesmas Banjarbaru, Labkesmas Tier 2 Tapin, dan Dinas Kesehatan setempat. BBLabkesmas Banjarbaru mengapresiasi semangat dan komitmen Kabupaten Tapin dalam bertransformasi menuju Labkesmas yang standar, dan akan terus mendampingi Labkesmas di wilayah Regional 7 agar jejaring laboratorium semakin solid dalam mendukung layanan kesehatan masyarakat.




