Banjarmasin – Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLabkesmas) Banjarbaru menjadi narasumber dalam Kegiatan Bimbingan Teknis Laboratorium Kesehatan Masyarakat tentang Penjamin Mutu Laboratorium (PMI dan PME) Tier 2 yang diselenggarakan di Banjarmasin pada 1 September 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kemampuan pengelola Laboratorium Kesehatan Masyarakat dalam menerapkan sistem penjaminan mutu yang konsisten dan terstandar.

Hadir sebagai narasumber mewakili BBLabkesmas Banjarbaru, Kepala BBLabkesmas Banjarbaru, Budi Santoso, SKM, MPh. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya Pemantapan Mutu Internal (PMI) dan Pemantapan Mutu Eksternal (PME) sebagai instrumen utama untuk menjamin validitas dan akurasi hasil pemeriksaan laboratorium, khususnya pada Labkesmas Tier 2 yang memiliki peran strategis dalam pelayanan dan surveilans kesehatan masyarakat.

Materi yang disampaikan meliputi kebijakan penjaminan mutu laboratorium, tahapan pelaksanaan PMI mulai dari pengendalian pra-analitik, analitik, hingga pasca-analitik, serta mekanisme keikutsertaan dan evaluasi PME. Peserta juga dibekali pemahaman mengenai dokumentasi, tindakan korektif, dan strategi peningkatan berkelanjutan guna memenuhi standar akreditasi laboratorium.

Melalui kegiatan bimbingan teknis ini diharapkan seluruh Laboratorium Kesehatan Masyarakat Tier 2 di wilayah Banjarmasin dan sekitarnya mampu menerapkan PMI dan PME secara mandiri dan berkesinambungan. BBLabkesmas Banjarbaru sebagai laboratorium pembina berkomitmen untuk terus mendampingi dan memperkuat mutu laboratorium di wilayah kerjanya demi menghasilkan data laboratorium yang akurat, tepat, dan dapat dipercaya untuk pengambilan kebijakan kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *