Banjarmasin – Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLabkesmas) Banjarbaru melaksanakan Pendampingan Teknis untuk Implementasi Labkesmas dan Penguatan Jejaring Labkesmas Tingkat 2-3 di Regional 7. Kegiatan ini berlangsung pada 27 hingga 28 Agustus 2026 di Labkesmas Tingkat 2 Kota Banjarmasin.

Pendampingan dilakukan oleh Aida Fitriani dan M. Insan Zakia Safar dari BBLabkesmas Banjarbaru. Keduanya didampingi oleh Norfitriyani Rahmah dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan serta Ririn Aryani dari Labkesmas Tingkat 3 Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kegiatan ini, tim memotret kondisi aktual Labkesmas Kota Banjarmasin, mulai dari perizinan, sarana dan prasarana, peralatan, sumber daya manusia, hingga kesiapan menerima alat dari proyek InPULS. Hasilnya menunjukkan Labkesmas Tingkat 2 Kota Banjarmasin telah beroperasi dengan izin operasional dan struktur organisasi yang resmi. Labkesmas ini juga telah menerima pemberitahuan sebagai calon penerima alat InPULS, menyiapkan tim penerima alat, serta menyusun rencana pelatihan operator, prosedur kerja, dan penjaminan mutu.

Beberapa hal tetap menjadi perhatian bersama, antara lain pemenuhan tenaga teknis laboratorium, kelengkapan ruangan dan peralatan, pengelolaan limbah, serta pelaporan data ke sistem nasional. Seluruh temuan ini akan dituangkan dalam rencana tindak lanjut bersama BBLabkesmas Banjarbaru, dinas kesehatan, dan Labkesmas daerah.

Melalui pendampingan berjenjang ini, BBLabkesmas Banjarbaru terus berperan sebagai pembina Labkesmas di Regional 7, sehingga laboratorium kesehatan masyarakat di daerah siap memberikan layanan yang bermutu dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *