Cikarang – Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLabkesmas) Banjarbaru mengikuti kegiatan User Acceptance Test (UAT) Sistem Informasi Laboratorium Nasional (SILNAS) Modul Lingkungan dan Vektor yang diselenggarakan Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer pada 28 September – 2 Oktober 2026 di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan memvalidasi kesiapan fungsi dan akurasi data serta memastikan kesesuaian alur kerja sistem dengan proses bisnis laboratorium sebelum implementasi tahap kedua.

Mewakili BBLabkesmas Banjarbaru, hadir Muhammad Fadhly Mubarok, S.Si. dari Instalasi Kesehatan Lingkungan dan Luthfi Ahmad Nasher, S.Kom. dari Subbagian Administrasi Umum (Tim IT). Keduanya bergabung bersama 36 peserta dari Kementerian Kesehatan, Pusdatin, UNDP, APHL selaku tim pengembang, serta perwakilan sepuluh laboratorium kesehatan di Indonesia untuk menguji Modul Lingkungan dan Vektor secara menyeluruh.

Selama lima hari, peserta melakukan pengujian fungsional meliputi entri sampel nonmanusia seperti air, udara, tanah dan pangan, penandaan hasil yang melampaui ambang batas, panel uji multiparameter, identifikasi spesies vektor seperti nyamuk dan rodensia, hingga alur pelaporan surveilans vektor, sekaligus memberikan masukan pengguna untuk penyempurnaan sistem. Kegiatan yang didukung hibah Global Fund C19RM melalui UNDP ini juga menjadi ajang pelatihan operasional bagi tenaga IT dan tenaga laboratorium.

Melalui keikutsertaan ini, BBLabkesmas Banjarbaru menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital kesehatan nasional. Diharapkan SILNAS Modul Lingkungan dan Vektor yang telah diuji dapat segera diimplementasikan untuk mewujudkan layanan laboratorium yang terintegrasi, akurat, dan mendukung surveilans kesehatan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *