Tarakan – Balai Besar Labkesmas Banjarbaru melaksanakan kegiatan Surveilans Terpadu dan Analisis Data Penyakit Influenza Like Illness dan Severe Acute Respiratory Infection (ILI-SARI) di Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara, pada 7–10 September 2026. Kegiatan ini bertujuan memperkuat keterpaduan surveilans epidemiologi dan laboratorium dalam deteksi dini, pemantauan tren, serta respon cepat terhadap penyakit pernapasan berpotensi wabah.
Mewakili Tim Kerja Surveilans, Faktor Risiko Kesehatan, dan Respon KLB, kegiatan ini diikuti oleh Ketua Tim Kerja Supriyadi, S.S., M.Kes., bersama staf Annisa Firdanovianty. Tim melakukan koordinasi ke Dinas Kesehatan, Puskesmas dan rumah sakit sentinel ILI-SARI, dengan fokus pada validasi data kasus, evaluasi alur pengambilan dan pengiriman spesimen swab, serta analisis keterkaitan data klinis dengan hasil konfirmasi laboratorium influenza dan patogen pernapasan lainnya.
Selama kunjungan, tim juga melakukan pembinaan kepada petugas surveilans mengenai ketepatan definisi kasus, kelengkapan penyelidikan, kecepatan notifikasi, serta pentingnya pengambilan spesimen yang tepat waktu dan berkualitas untuk dikirim ke BBLabkesmas Banjarbaru sebagai laboratorium rujukan regional. Sinergi yang terbangun dengan fasilitas sentinel di Tarakan berjalan baik dan produktif dalam mendukung surveilans berbasis laboratorium yang berkelanjutan.
Melalui surveilans terpadu ini, BBLabkesmas Banjarbaru berkomitmen terus mendukung penguatan sistem kewaspadaan dini ILI-SARI di wilayah Regional 7. Diharapkan setiap kasus sentinel dapat terpantau dan terkonfirmasi secara laboratoris sehingga menjadi dasar pengambilan kebijakan pengendalian ISPA yang cepat dan tepat di daerah.


