Tabalong – Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLabkesmas) Banjarbaru mengikuti kegiatan Surveilans Labkesmas Terpadu Wilayah Regional 7 dengan fokus pada Legionellosis dan Filariasis. Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong pada Kamis, 27 Agustus 2026.

BBLabkesmas Banjarbaru diwakili oleh Wasul Falah, SKM, staf Tim Kerja Surveilans, Faktor Risiko Kesehatan, dan Respon KLB. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan pelaksanaan surveilans yang melibatkan laboratorium kesehatan masyarakat di wilayah Regional 7.

Legionellosis merupakan penyakit pernapasan yang disebabkan oleh bakteri Legionella, sedangkan filariasis atau penyakit kaki gajah disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan melalui nyamuk. Pemantauan kedua penyakit ini memerlukan dukungan laboratorium yang andal agar potensi penularan dapat terdeteksi sejak dini dan langkah pengendalian dapat dilakukan dengan tepat.

Melalui pendekatan surveilans terpadu, BBLabkesmas Banjarbaru bersama dinas kesehatan dan laboratorium mitra terus berupaya memperkuat sistem kewaspadaan dini, sehingga upaya pencegahan dan pengendalian penyakit di Regional 7 dapat berjalan lebih terkoordinasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *